Denpasar Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Bukan PSBB

- 11 Mei 2020, 13:17 WIB
@pemprof denpasar

WARNA MEDIA BALI - Terhitung mulai tanggal 15 mei s/d 14 juni 2020, bagi Krama (masyarakat) yang ingin masuk dan keluar Denpasar, agar membawa identitas dan tujuan yang jelas, karena akan diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di wilayah perbatasan yang akan dijaga oleh tim gabungan Polisi, TNI, Dishub, Pecalang, Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan.

PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) itu sendiri akan dilaksanakan di 11 titik pos pantau terpadu, yakni :

Pos Pantau Induk terletak di Umanyar - Ubung
Pos 1 Ayani di Jalan Ahmad Yani utara (Indomaret Darmasaba)
Pos 2 Mahendradata di trafic light Gunung Salak
Pos 3 Catur Muka
Pos 4 Imam Bonjol di trafic light Pulau Galang
Pos 5 Biaung di Jalan Prof IB Mantra
Pos 6 Mina di Jalan Antasura
Pos 7 Penatih di Jalan Trengguli
Pos 8 Tohpati di pos polisi trafic light Tohpati
Pos 9 Diponegoro di tempat pameran Sesetan
Pos 10 Gatsu di Jalan Gatot Subroto (perbatasan Denpasar dengan Badung).

Baca Juga: Setasiun yang di Telan Jaman

Sasaran yang akan dibidik yakni pengendara tanpa masker, kerumunan massa, jam  operasional toko, pergerakan masyarakat tanpa tujuan jelas, kendaraan roda empat  yang penuh penumpang, kendaraan barang, pengendalian angkutan daring (online), cek  suhu tubuh yang dilakukan secara sampling, pedagang bermobil dadakan hingga  pergerakan pulang kampung (mudik).(**)

Editor: Bayu Ardiansyah


Tags

Komentar

Terkini

X