Mentri Pendidikan dan Kebudayaan 'Nadiem Makarim' Janjikan Internet Murah Untuk Mahasiswa

- 4 Agustus 2020, 15:03 WIB
Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI /Doc Kemendikbud

WARNAMEDIABALI - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Kebudayaan, Paristiyanti Nurwadani, mengungkapkan beberapa provider yang sedang dalam tahap negosiasi di antaranya Indosat dan Telkomsel. Menurutnya, masalah itu bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian, tapi tanggung jawab bangsa dikutip dari media warta ekonomi 4 Agustus 2020.

Pemerintah tengah bernegosiasi dengan beberapa perusahaan telekomunikasi untuk menyediakan kuota internet murah ke mahasiswa selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini sebab kalangan pelajar termasuk mahasiswa mengeluhkan beban kuota yang harus mereka tanggung untuk proses belajar.

Kita akan ada kerja sama dengan Indosat. Kita juga akan memastikan ada potongan di antaranya 30 gigabyte per bulan hanya Rp50 ribu. Kemarin kan Rp50 ribu juga, sebetulnya, tapi dia adanya kuota itu berkisar antara jam 7 malam sampai 2 pagi," kata Paristiyanti kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Bantu Lahirkan Bayi di Mobil Patroli, Empat Anggota Polisi dari Polsek Blahbatuh Diberikan Reward

Mas Menteri akan bertemu dengan Pak Presiden dan kami sedang memohon mudah-mudahan ada bantuan untuk mahasiswa yang memang di-pulling dari Kementerian ke para provider, nanti mahasiswa enggak perlu bayar, tinggal ambil jatah, misalnya 10 GB per anak, nanti tinggal ambil saja," lanjutnya.

Baca Juga: 60 Lapak di Pasar Desa Adat Penarungan Ludes Dilalap Api

Kementerian tengah bernegosiasi agar kuota itu bisa dipakai kapan saja. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga sedang berdiskusi dengan Telkomsel dan akhirnya didapatkan hasil negosiasi 1 gigabyte Rp1.000 untuk mahasiswa.

Baca Juga: Sejumlah Pejabat Polri Dimutasi Kapolri

"Kemudian hal yang sama dengan provider lain, semuanya memang ingin membukakan jam karena biasanya jamnya murah itu karena orang sudah tidur, sementara mahasiswa kan kuliahnya pagi," ujar Paristiyanti.

Baca Juga: Pabrik Coco Cola Amatil Balinusa Disambangi Bhabinkamtibmas Desa Werdi Bhuwana

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Terkini

X