Kepemilikan Modal Asing Dalam Perbankan Indonesia Bukanlah Persoalan

- 2 Juli 2020, 23:17 WIB
Piter Abdullah Ekonom dan Pengamat Perbankan /Doc RRI

 

WARNAMEDIABALI - Persoalan kepemilikan modal atau saham asing di dunia perbankan nasional, dalam beberapa pekan terakhir kembali ramai diperbincangakan dan mencuat ke permukaan, apalagi ada drama Bank Bukopin yang cukup menghebohkan.

Dikutip dari RRI.co.id, Kamis (2/7/2020), Para ekonom dan pengamat perbankan berpendapat bahwa kepemilikan modal asing atau lokal dalam industri perbankan di Indonesia, sudah tidak relevan lagi jika dikait-kaitkan dengan isu nasionalisme.

Menurut mereka, di dalam sebuah industri perbankan kepercayaan nasabah adalah faktor yang sangat dominan. Oleh karena itu, yang sangat perlu untuk dijadikan prioritas adalah bagaimana sebuah bank bisa tetap sehat sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga: Nasabah Bank Bukopin Ramai - Ramai Tarik Uangnya

Piter Abdullah seorang ekonom dari CORE Indonesia, mengatakan bahwa dalam masalah perbankan, saat ini kita sudah tidak boleh lagi bermain dengan mengatakan asing dan non asing. Prioritas utama sekarang ini adalah bagaimana kita bisa menyelamatkan bank itu. Apalagi dalam konteks perbankan kita, tidak ada masalah lagi terkait dengan kepemilikan modal asing.

Baca Juga: Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Edukasi Masyarakat Singakerta

"Sudah banyak bank kita yang dimiliki oleh pemodal asing. Satu diantaranya adalah Bank asal Korea Selatan yaitu Kookmin Bank. Yang telah berperan besar menyelesaikan masalah di tubuh Bank Bukopin, dan sekarang ini sudah menjadi pengendali kepemilikan saham Bank Bukopin. Dalam konteks globalisasi seperti sekarang, mana ada sebuah negara yang terbebas dari masuknya modal asing. Kita butuh modal asing", tukas Piter.

Baca Juga: Pembagian Sembako Tahap ke 2 Dari LPD Bersama Desa Adat Singakerta

Hal serupa juga disampaikan oleh Ryan Kiryanto seorang Analis Perbankan dan Ekonom dari PT Bank Negara Indonesia (BNI). Ryan mengatakan, masuknya Kookmin Bank menjadi pemegang saham mayoritas Bank Bukopin akan memberi sinyal positif pada investasi di Indonesia, khususnya di sektor perbankan.

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah


Tags

Komentar

Terkini

X