Mencari Pembebasan di Jaman Kali

- 31 Juli 2020, 10:56 WIB
Ilustrasi /Doc sastra suci Hindu

Dalam sastra lainnya juga diungkapkan bahwa para penguasa tidak lagi berderma kepada mereka yang miskin malahan disuap oleh orang yang kaya. Pengusaha (Waisya) tidak lagi menghormati penguasa, karena memang sudah tidak pantas lagi untuk dihormati.

Baca Juga: Anita Kolopaking Ditetapkan Sebagai Tersangka

Para Brahmana enggan mentaati ajaran kitab suci. Orang saling meninggi-ninggikan dirinya. Karena pengaruh zaman Kali manusia menjadi kegila-gilaan, suka berkelahi berebut kedudukan. Orang saling bermusuhan dengan saudaranya sendiri dan mencari perlindungan pada musuh. Demikian antara lain ciri-ciri negatifnya zaman Kali.

Baca Juga: Pelarian Djoko Tjandra Berakhir Sudah, Dibekuk Bareskrim Di Malaysia

Di Bali pun ada beberapa sumber lontar yang menjelaskan keadaan zaman Kali yang sangat mirip dengan bunyi sastra suci tersebut. Misalnya Lontar Sangara Bumi, Yoga Sengara, Kali Yuga dam lainnya. Yang patut direnungkan bagaimana manusia mencari pembebasan dirinya dari pengaruh negatif zaman Kali itu untuk dapat hidup bahagia. Pertama-tama yang patut dilakukan adalah memahami keadaan zaman Kali yang memang seperti itu adanya.

Baca Juga: Alokasi Dana 'BOS Bisa Dimanfaatkan Untuk Beli Paket Internet Bagi Siswa

Kita tidak perlu tegang apa lagi stres menghadap keadaan zaman Kali seperti itu. Janganlah kita ingin melihat zaman Kerta pada zaman Kali. Jangankan zaman Kerta, keadaan zaman Treta dan Dwaparapun tidak mungkin kita jumpai pada zaman Kali.

Baca Juga: Kabag Ops Wayan Suana Keliling Pantau Pelaksanaan Malam Takbiran di Badung, Bali

Demikian juga jangan bermimpi keadaan di dunia fana ini seperti keadaan di sorga sebagaimana diuraikan dalam berbagai kitab Sastra Agama. Dengan cara berpikir seperti itu kita akan lebih tenang menghadapi zaman Kali. Dari ketenangan itu, kadar kecerdasan dan kadar spiritualitas akan lebih aktif menghasilkan gagasan-gagasan yang benar-benar bijak untuk mengatasi setiap persoalan yang muncul di zaman Kali ini.

Baca Juga: Lagi.!! Kasus Djoko Dtjandra Memakan Korban, Petinggi Jaksa Dicopot

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah

Sumber: Dari berbagai sumber


Tags

Komentar

Terkini

X