Aksi Bunuh Diri Seorang Prajurit yang Bertugas di Afganistan

- 29 Juni 2020, 03:13 WIB
Sersan Korp Medis Angkatan Darat bertugas bersama SAS selama empat tahun Facebook

WARNAMEDIABALI - Aksi bunuh diri tersebut yang ketiga kalinya terjadi di pangkalan militer Leuchars, Fife dalam satu tahun ini. Sebelum mengakhiri hidupnya dengan menembak dirinya sendiri, Jemie Ferguson 36 Tahun membuat sebuah video singkat.

Jemie Ferguson 36 tahun adalah seorang prajurit berpangkat Staf Sersan yang bertugas di Afganistan dan Irak. Selama masa lockdown, setidaknya 14 personel layanan dan veteran diyakini telah melakukan aksi bunuh diri.

"Saya meminta bantuan tetapi tidak ada yang mendengarkan, mereka tidak mengerti" bunyi dalam video yang di buat oleh Jemie sebelum melakukan aksinya.

Baca Juga: DBD di Tasikmalaya Renggut Jiwa 16 Orang

Istri mendiang Jemie "Sammie" kemudian menuntut Kementrian Pertahanan (Dephan) dan Pemerintah untuk bertanggung jawab atas terjadinya aksi bunuh diri tersebut.

Baca Juga: Terbongkarnya Penjualan Remaja di Koja Jakarta Utara

"Kementrian Pertahanan itu menyangkal, suami saya meminta bantuan akan tetapi dia di abaikan. berapa banyak lagi prajurit dan veteran yang perlu mati? Perlakuan Departemen Perindustrian adalah sebuah skandal dan pemerintah harusnya malu pada dirinya sendiri" ungkap ibu tiga anak tersebut.

Baca Juga: Polres Bangli dan Polsek Kintamani Kembali Turunkan Personil ke Tempat Obyek Wisata

Ia mengatakan bahwa prajurit telah mengalami trauma mental dan telah melayani negara namun akhirnya dipecat.

Baca Juga: Perawat di Keroyok Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah

Sumber: Jurnal Presisi PR


Tags

Komentar

Terkini

Selamat Jalan Rubble

4 Juli 2020, 11:12 WIB

Punya 44 Orang Anak dari 1 Suami

16 Mei 2020, 21:30 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X