Rendesivir untuk Covid-19, Harganya Meroket Mencapai 33 juta

- 30 Juni 2020, 13:26 WIB
Ilustrasi Pengembangan Remdesivir di Gilead Sciences Doc Antara

WARNAMEDIABALI - Sudah 6 bulan lebih masyarakat seluruh dunia menghadapi pandemi Covid-19, secara global sudah sebanyak 10.408.420 warga di 213 negara positif terinfeksi virus terseebut, dengan angka kematian mencapai 508.077 dan angka-angka tersebut terus bertambah dari hari-ke hari.

hingga saat ini, kasus virus Corona baru (Covid-19) masih mengalami pelonjakan di berbagai negara.

Di bidang medis sudah berbagai macam cara dan obat di cari untuk menyemuhkan pasien yang terjangkit virus tersebut, salah satu obat terebut adalah Remdesivir.

Baca Juga: Pariwisata Bali Akan di Buka Tanggal 9 Juli 2020

Di lansir dari Media Pikiran Rakyat dari laman AP News, kini harga obat tersebut meroket naik dari angka sebelumnya.

Baca Juga: Ini Penyebab MC Kondang di Jembrana Gantung Diri

Remdesivir sendiri diklaim oleh para ahli dapat mempersingkat waktu pemulihan pasien yang terpapar. Dikabarkan, Gilead Sciences selaku pembuat Remdesivir saat ini mematok harga hingga RP 33 juta untuk sekali pengobatan.

Baca Juga: Kasir Tiara Dewata Kena Corona, Ini Penjelasan Managemen

Mereka juga mengatakan, pengobatan bisa bertambah hingga Rp 44 juta, tergantung pada asuransi pasien, pendapatan dan faktor-faktor lainnya.

Baca Juga: Persiapan Kebijakan Normal Baru Pariwisata Bali

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Selamat Jalan Rubble

4 Juli 2020, 11:12 WIB

Punya 44 Orang Anak dari 1 Suami

16 Mei 2020, 21:30 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X