Kawasan Industri Terpadu Batang Tahap 1 Seluas 450 Hektar

- 30 Juni 2020, 23:09 WIB
Presiden RI Ir. Joko Widodo saat meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang yang berlokasi di Desa Ketanggan Gringsing Batang Doc Adang Purnomo

 

WARNAMEDIABALI - Pada kunjungan kerjanya di Jawa Tengah, Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo meninjau Kawasan Industri Batang yang berlokasi di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing, Selasa (30/6/2020).

Untuk menuju Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, dari Bandara Ahmad Yani Semarang Presiden RI bersama rombongan menempuh perjalanan darat dan tiba di lokasi pada pukul 11.35 WIB.

Sementara itu, sebelum sampai di lokasi, Ir. Joko Widodo juga menyempatkan diri untuk membagikan bingkisan kepada warga Desa Plelen, Desa Sawangan dan Desa Ketanggan.

Baca Juga: Polres Badung Kembali Gelar Rapid Test Gratis

Pada kesempatan peninjauan tersebut, dalam sambutannya, Ir. Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini telah ada 7 perusahaan asing yang akan merelokasikan perusahaannya ke KIT Batang. Selain itu, ada lagi 17 perusahaan yang sudah berkomitmen untuk merelokasi perusahaannya ke Indonesia dengan nilai investasi sebesar US$ 37 miliar.

Baca Juga: Mencegah Penyalahgunaan Senpi, Waka Kapolres Tabanan Periksa Senpi Invetasis Anggota

Presiden meminta kepada para menterinya dan Kepala BKPM agar mempersiapkan KIT Batang untuk menjadi tempat penampungan perusahaan-perusahaan yang hendak keluar dari China, dengan tujuan agar mereka mendapatkan kemudahan saat memindahkan pabriknya ke Indonesia.

Baca Juga: 34 Personel Polres Bangli Naik Pangkat Satu Tingkat secara Virtual

" Hal ini selalu saya sampaikan kepada para menteri dan Kepala BKPM, untuk terus dilayani dan dikejar serta menyampaikan fasilitas-fasilitas apa yang akan kita berikan seperti urusan lahan, ijin-ijin, listrik, gas dan lain-lain. Ini akan memberikan sebuah daya saing negara kita dalam rangka supaya mereka mau relokasi ke Indonesia ", tuturnya.

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X