Ponpes Nurul Huda Kembali Bangkit

- 5 Juli 2020, 21:55 WIB
Peresmian Ponpes Nurul Huda Desa Botomulyo Kecamatan Cepiring /Doc Adang Purnomo

WARNAMEDIABALI - Pondok pesantren memiliki peranan yang sangat penting dan strategis. Pada awalnya lembaga tradisional ini mengemban fungsi sebagai lembaga penyiaran agama dan memiliki tujuan untuk mencapai akhlak yang sempurna atau mendidik budi pekerti dan jiwa.

Namun dari waktu ke waktu fungsi pondok pesantren berjalan secara dinamis, berubah dan berkembang mengikuti dinamika sosial masyarakat global.

Akhir-akhir ini terdapat kecenderungan memperluas fungsi dari pesantren, bukan hanya sebagai lembaga keagamaan, melainkan juga sebagai lembaga sosial.

Baca Juga: Setelah di Sibang Gede, Kembali Tengkorak di Temukan di Batu Belig

Salah satunya adalah Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda yang terletak di Desa Botomulyo Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal Jawa Tengah, yang didirikan oleh KH. Muhammad Sholeh pada tahun 1983.

Baca Juga: Sepasang Kekasih Ditemukan Meniggal di Kamar Kost Diduga Bunuh Diri

Sejak didirikan, perkembangannya sangat pesat dan menjadi salah satu pesantren yang cukup besar, dimana hingga tahun 1999 santrinya berjumlah 750 orang. Namun sepeninggal KH. Muhammad Sholeh 21 Mei 2015, keberadaan Ponpes Nurul Huda terkesan meredup.

Baca Juga: Pasar Tradisional Klungkung Bali Siap Patuhi Himbauan Pemerintah Menuju New Normal

Kini oleh putra-putrinya dan dibantu oleh para Alumninya, Ponpes Nurul Huda mulai dihidupkan kembali dengan membuka Madrasah Diniyah Aliyah (MDA) Nurul Huda, Minggu (5/7/2020).

Baca Juga: Fakta atau Hoax Perihal Terlilit Hutang Jokowi Terancam Serahkan Indonesia Pada Tiongkok

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah


Tags

Komentar

Terkini

X