Tidak Ada Festival Layang-layang di Bali Tahun Ini Akibat Wabah Covid-19

- 17 Mei 2020, 18:15 WIB
Festival layang-layang di pantai Padang Galak Sanur ,doc Agus Gilbert

WARNAMEDIABALI Bali terkenal dengan kreatifitas seni dan budaya di masyarakatnya.

Biasanya di pertengahan tahun iklim di pulau Bali cenderung cerah dan berangin lumayan kencang, di masa-masa seperti itu warga bali biasa bermain layang-layang.

Setiap tahunnya selalu di adakan festival layang-layang di pesisir pantai, tepatnya di Sanur pantai Padang Galak.

Baca Juga: Terowongan KA Lampegan Terowongan Pertama yang Dibangun

Acara festival layang-layang di ikuti dari semua banjar atau desa di wilayah Denpasar, untuk model tergolong tradisional dan berukuran besar.

Ajus Gilbert adalah salah satu orang yang setiap tahunnya selalu mengikuti festival layang-layang, yang di adakan di pantai Padang Galak.

Baca Juga: Gelung Kori Gilimanuk Gerbang Masuk Pulau Bali

Layang-layang Ajus Gilbert juga pernah mendapat juara ke-3 di STYDS Kite Festival Ungasan 18 agustus 2013, sayangnya yg 2,23 meter tidak dapat ikut serta karena ukurannya belum memenuhi syarat saat diukur oleh pantia pada hari perlombaan ujar Agus Gilbert kepada tim Warna Media Bali.

Faktor agar layangan pecukan bisa naik sempurna adalah, pertama pengerotan bantang bahu (pala) harus kekeh/tebal, di ujung nya harus tipis dan seimbang dalam pengerotan, kedua, batang atas bawah harus seimbang, ketiga, cara nukub/mengikat di bahunya kenceng akan tetapi di unjung nya kendor, keempat, tali timbang diambil patokan dari tali penyenteng (tali tengah) sekitar 2-3 jari ungkap Agus Gilbert.

Halaman:

Editor: Bayu Ardiansyah


Tags

Komentar

Terkini

X